Komut Astra Ketemu Ara, Janji Bangun 3.250 Rumah MBR

Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69, PT Astra International Tbk akan memberikan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan 3.250 rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2026.

Program “berbaginomics” ini merupakan bentuk dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil. Rinciannya, sebanyak 2.500 unit berupa renovasi rumah dan perbaikan sanitasi, serta 750 unit pembangunan rumah baru.

Program ini akan menyasar sejumlah wilayah, seperti Banyumas, Garut, Manado, Bogor, dan Jakarta, dengan mengacu pada arahan pemerintah serta data MBR agar tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan ini tepat sasaran. Karena itu, kami butuh arahan lokasi agar tidak salah arah,” ujar Komisaris Utama Astra, Prijono Sugiarto, saat bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Prijono menegaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat desil 1-4 dengan penghasilan di bawah Rp2 juta per bulan. “Mohon doanya. Semoga bantuan ini bisa segera terbangun dan dirasakan langsung oleh MBR,” ujarnya.

Astra CSR Terbesar 2026

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi konsistensi Astra dalam membantu rakyat kecil memiliki hunian layak. Ara—sapaan akrab Maruarar—mencatat bahwa pada 2025 Astra berkomitmen membangun dan merenovasi 1.000 unit rumah melalui CSR. Dari jumlah tersebut, 250 unit telah direalisasikan.

Rincian realisasinya mencakup 165 unit di Banyumas dan 85 unit di Garut. Dari total itu, 198 unit telah selesai dikerjakan (114 unit di Banyumas dan 54 unit di Garut), sementara 52 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Meski berstatus renovasi, Ara menegaskan kualitas pengerjaannya setara dengan pembangunan baru.

“Renovasinya total, kualitasnya sangat baik. Saya sudah lihat langsung ke lapangan. Warganya senang sekali,” ujar Ara.

Adapun sisa 750 unit lainnya masih dalam tahap penentuan lokasi bersama Kementerian PKP untuk memastikan ketepatan sasaran. Mantan anggota DPR ini menegaskan, penerima bantuan akan difokuskan pada masyarakat desil 1 sampai 4 atau kategori MBR.

Ia juga telah menginstruksikan jajarannya berkoordinasi dengan BPS untuk menyiapkan data by name by address dalam waktu dekat. “Kita kerja cepat. Minggu depan sudah harus ada usulan detail. Jangan ditunda karena rakyat masih banyak yang butuh rumah layak huni,” tegasnya.

Bahkan, Ara menyebut Astra sebagai perusahaan dengan komitmen CSR perumahan terbesar tahun ini.

“Dari database kami, untuk 2026 Astra adalah yang terbesar, yakni 3.250 unit. Ini luar biasa,” katanya.

Komitmen ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan dan renovasi rumah rakyat, termasuk program gentengisasi guna mendorong UMKM sektor bahan bangunan. Menurut Ara, sinergi antara CSR dan program pemerintah akan menciptakan multiplier effect bagi industri lokal, termasuk sentra genteng rakyat di Jatiwangi, Majalengka.

“Kalau bisa, kita sambungkan juga dengan UMKM genteng rakyat. Tapi tetap harus berkualitas,” ujarnya.

Dengan target 3.250 unit rampung pada 2026, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diharapkan bisa mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni di Indonesia. “Kita harus cepat. Masih banyak rakyat Indonesia yang belum punya rumah layak,” pungkas Ara.

SUMBER:https://rm.id/baca-berita/nasional/301416/jelang-hut-ke69-komut-astra-ketemu-ara-janji-bangun-3250-rumah-mbr

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777