Kondisi gelap gulita menyelimuti Jalan Raya Sapan-Majalaya, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). Meski cahaya bulan sedikit membantu menerangi jalan, minimnya penerangan membuat pengguna jalan merasa tidak aman, terutama saat melintas pada malam hari. Berdasarkan pantauan pada Selasa (28/7/2026), PJU masih menyala dari kawasan Derwati, Gedebage hingga Jalan Anyar Majalaya, namun mulai padam di sepanjang ruas Bojong Emas hingga Rancakasumba.
Kondisi tersebut dikeluhkan Maulana (28), warga Ciparay yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk bekerja di kawasan Gedebage. Menurutnya, padamnya PJU menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi tindak kriminal, terutama di tengah maraknya isu begal. Ia menilai penerangan jalan sangat penting karena Jalan Sapan-Majalaya menjadi salah satu jalur alternatif utama menuju Kota Bandung yang ramai dilalui masyarakat.
Keluhan serupa juga disampaikan Dewi (31), warga Majalaya. Ia menyebut banyak lampu jalan yang sudah lama tidak berfungsi sehingga membuat pengendara merasa waswas saat melintas pada malam hari. Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbeda dengan kawasan perbatasan Kota Bandung di wilayah Derwati yang masih memiliki penerangan jalan yang baik.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memperbaiki lampu penerangan jalan yang padam agar kembali berfungsi normal. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, perbaikan PJU juga dinilai penting untuk mengurangi risiko tindak kejahatan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.


