Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu peringatan tsunami. Warga di Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), langsung bergerak menuju tempat yang lebih tinggi setelah menerima peringatan tersebut.
Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali mengatakan warga di dua kecamatan tersebut termasuk yang paling cepat melakukan evakuasi. Menurutnya, pengalaman gempa magnitudo 7,4 di NTT pada Desember 2021 yang turut berdampak ke Selayar membuat masyarakat lebih sigap menghadapi potensi tsunami. “Memang alhamdulillah kesadaran masyarakat menghadapi gempa di Pasimarannu, Pasilambena, alhamdulillah cepat, mereka langsung lari ke bukit,” ujar Natsir Ali, Sabtu (15/8/2026).
Natsir mengaku telah berkomunikasi langsung melalui video call dengan pemerintah kecamatan untuk memantau kondisi warga. Ia menyebut kepanikan memang sempat terjadi karena masyarakat kembali teringat peristiwa gempa 2021 yang menyebabkan kerusakan parah, termasuk rumah warga dan tanggul jalan. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa terbaru tersebut.
Meski kondisi relatif aman, Natsir meminta masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan potensi bahaya susulan. Ia memastikan pemerintah daerah terus memantau situasi di wilayah pesisir Selayar, khususnya Pasimarannu dan Pasilambena. Pengalaman pahit pada 2021 membuat warga memilih tidak mengambil risiko dan segera menyelamatkan diri ke bukit ketika peringatan tsunami dikeluarkan.


