Setelah ditutup sejak awal 2026 untuk evaluasi dan perbaikan, Alun-alun Kota Bandung akhirnya kembali dibuka untuk masyarakat. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meresmikan pembukaan kembali ruang terbuka publik tersebut bertepatan dengan Pesta Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Farhan mengatakan, pembukaan dilakukan setelah sejumlah persoalan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat diperbaiki dan kawasan dinilai siap digunakan kembali.
Farhan menegaskan, pembukaan Alun-alun Bandung harus diikuti dengan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Ia meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) bersama Kelurahan Balonggede membentuk tim khusus untuk menjaga kebersihan sekaligus mengedukasi masyarakat agar ikut merawat fasilitas publik. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sementara ini hanya satu pintu yang dibuka sebagai akses masuk ke area taman.
Selain itu, Farhan memastikan Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak diperbolehkan berjualan di dalam area taman Alun-alun Bandung. Sementara PKL yang berada di luar kawasan taman akan diatur oleh pihak kelurahan sesuai ketentuan yang berlaku. Farhan mengajak masyarakat memanfaatkan kembali Alun-alun Bandung untuk berbagai kegiatan positif, mulai dari bermain, berkumpul bersama keluarga hingga piknik, dengan tetap mematuhi aturan yang ditetapkan.
Meski telah dibuka kembali, masyarakat belum bisa menikmati taman selama 24 jam. Pemkot Bandung menetapkan jam operasional Alun-alun Bandung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Farhan berharap pembukaan kali ini dapat berlangsung secara permanen selama tidak kembali ditemukan persoalan yang membutuhkan perbaikan. Ia menilai Alun-alun Bandung merupakan warisan para pendiri Kota Bandung yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi ruang terbuka publik yang nyaman dan gratis bagi masyarakat.


