Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan dekat kantor Pemkab OKI, Senin (21/9/2026). Korban diketahui merupakan pegawai Inspektorat OKI dan ditemukan di belakang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Polisi kemudian mengungkap bahwa korban diduga dibunuh oleh istrinya sendiri yang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan lingkungan sekitar setelah foto korban yang masih mengenakan pakaian dinas beredar di media sosial. Dalam informasi awal kepolisian, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di pinggir bangunan. Kasat Reskrim Polres OKI Iptu Raka Dwi Darma membenarkan bahwa seorang perempuan yang diduga sebagai pelaku telah diamankan polisi tak lama setelah kejadian.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto memastikan perempuan yang diamankan tersebut merupakan istri korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta motif pembunuhan. Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban dan rangkaian kejadian masih didalami penyidik.
Berdasarkan laporan lanjutan, korban berinisial A, 32 tahun, sedangkan istrinya berinisial DL, 30 tahun. Polisi menyebut kasus tersebut bermula dari persoalan biaya pengobatan anak. Istri korban diduga membawa pisau dari rumah sebelum mendatangi suaminya di kantor. Namun, penyidik masih terus mendalami seluruh keterangan dan barang bukti untuk memastikan rangkaian kejadian serta motif dalam kasus tersebut.


