Di tengah seruan sejumlah tokoh industri teknologi agar pengembangan kecerdasan buatan (AI) dilakukan lebih hati-hati, Bill Gates justru mengambil langkah berbeda. Melalui Gates Foundation, pendiri Microsoft tersebut mengumumkan pendanaan sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,6 triliun yang akan disalurkan dalam dua tahun ke depan untuk berbagai program berbasis AI. Langkah ini dilakukan ketika perdebatan mengenai keamanan dan dampak perkembangan AI semakin menguat di industri teknologi.
CEO Anthropic Dario Amodei sebelumnya menyerukan agar pengembangan AI tidak melaju terlalu cepat sebelum sistem keselamatan mampu mengimbanginya. Seruan tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah tokoh teknologi, termasuk CEO OpenAI Sam Altman dan pendiri xAI Elon Musk. Sementara itu, Gates mengakui AI memiliki risiko penyalahgunaan, mulai dari penipuan, disinformasi, pengawasan ilegal hingga bioterorisme. Namun, ia menilai AI juga berpotensi menjadi alat untuk memperluas akses dan mengurangi ketimpangan.
Dari total dana yang disiapkan, sekitar 400 juta dolar AS akan dialokasikan untuk sektor pendidikan, termasuk pengembangan perangkat yang dapat membantu guru menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Jumlah yang sama disiapkan untuk sektor kesehatan, salah satunya mendukung pengembangan alat bantu pemeriksaan laporan klinis guna membantu mendeteksi gejala yang mungkin terlewat. Sementara itu, 100 juta dolar AS diarahkan ke sektor pertanian melalui aplikasi yang memberikan informasi mengenai cuaca, hama dan penggunaan pupuk, sedangkan 100 juta dolar AS lainnya digunakan untuk membangun kumpulan data dalam berbagai bahasa lokal yang selama ini belum banyak terwakili dalam pengembangan AI.
Untuk menjalankan program tersebut, Gates Foundation menggandeng sejumlah perusahaan teknologi dan organisasi yang bergerak di bidang AI. Google.org dan Microsoft AI for Good Lab turut mendukung program pendanaan terbuka untuk memperkuat kerangka kerja bagi ribuan bahasa yang kurang terwakili di Afrika. Melalui program ini, Gates Foundation ingin memastikan perkembangan AI tidak hanya dinikmati kelompok atau negara yang memiliki akses teknologi tinggi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, kesehatan dan pertanian di berbagai wilayah yang masih menghadapi kesenjangan akses.


