Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun menggelar sosialisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi karyawan PT Arnotts Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi pekerja terkait hak dan manfaat kepesertaan, sekaligus mendorong optimalisasi layanan digital serta pemanfaatan program tambahan yang tersedia. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai program utama, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).
Penjelasan disampaikan secara rinci, mulai dari mekanisme klaim, manfaat perlindungan saat terjadi risiko kerja, hingga perencanaan keuangan jangka panjang melalui program jaminan sosial.
Selain itu, diperkenalkan pula Program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda) yang mengajak peserta untuk berperan aktif melindungi pekerja rentan di lingkungan sekitar, seperti asisten rumah tangga, pengemudi pribadi, dan pekerja informal lainnya.
Program ini diharapkan dapat memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial melalui kepedulian kolektif.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Ferry Yuniawan menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hak fundamental pekerja sekaligus instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Menurutnya, melalui sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan seluruh karyawan memahami manfaat program yang dimiliki sebagai peserta.
“Layanan kami semakin mudah diakses secara digital, sehingga peserta tidak perlu datang langsung ke kantor untuk berbagai keperluan administrasi. Kami juga mengajak untuk menyukseskan program SERTAKAN sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja di sekitar kita,” kata Ferry di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Pada kesempatan yang sama, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) sebagai solusi layanan digital terpadu.
Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat mengecek saldo JHT, mengajukan klaim, memperbarui data, serta memperoleh informasi kepesertaan secara praktis tanpa harus datang ke kantor cabang.
Transformasi layanan digital ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan. Tak kalah penting, disampaikan pula informasi mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan.
Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan perumahan bagi pekerja, termasuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), serta pembiayaan renovasi rumah.
Melalui MLT, pekerja berkesempatan memiliki hunian layak dan terjangkau sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari prosedur klaim, syarat kepesertaan tambahan bagi pekerja informal melalui program SERTAKAN, hingga mekanisme pengajuan MLT Perumahan.
Salah satu karyawan PT Arnotts Indonesia Ahmad menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai kemudahan layanan yang tersedia.
“Saya merasa sangat terbantu. Untuk berbagai urusan terkait kepesertaan dan layanan BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu datang langsung ke kantor. Cukup menggunakan aplikasi JMO, semua proses bisa dilakukan dengan lebih cepat dan praktis,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan semakin kuat dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja.
Edukasi berkelanjutan serta pemanfaatan layanan digital menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sejahtera bagi seluruh pekerja Indonesia.


