Nasi vs Roti untuk Sarapan, Mana yang Lebih Sehat?

Nasi atau roti merupakan pilihan menu sarapan yang sering dikonsumsi masyarakat. Hal ini karena keduanya sama-sama membuat perut terasa kenyang dan mudah diolah sebagai menu pagi hari.
Dokter spesialis gizi Johanes Chandrawinata mengatakan, sarapan ideal tidak ditentukan oleh jenis karbohidrat yang dikonsumsi, melainkan keseimbangan gizinya.

Nasi maupun roti sama-sama merupakan sumber karbohidrat yang boleh dikonsumsi di pagi hari, asalkan tidak berlebihan dan disertai protein serta serat.

Boleh saja makan nasi pagi-pagi, tapi ada syaratnya kita harus makan sehat. Jadi, kalau makan nasi, kita mengikuti pedoman piring makan sehat,” ujar Johanes saat

Dia menjelaskan, dalam satu piring berdiameter sekitar 20 sentimeter, setengah bagian sebaiknya diisi sayur dan buah. Sementara itu, setengah bagian lainnya dibagi antara sumber protein dan karbohidrat.

Namun, konsumsi karbohidrat berlebihan, terutama di pagi atau siang hari, kerap menimbulkan keluhan seperti cepat mengantuk dan mudah lapar kembali.

Kondisi ini berkaitan dengan lonjakan dan penurunan gula darah yang memengaruhi respons hormonal tubuh. Akibatnya, produktivitas justru bisa menurun.

Oleh karena itu, Johanes menyarankan agar asupan protein lebih diutamakan dibandingkan karbohidrat. Protein membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan mencegah asupan kalori berlebih sepanjang hari.

Pilihan protein yang disarankan antara lain telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, atau tempe. Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Telur, misalnya, lebih baik direbus atau digoreng dengan minyak seminimal mungkin.

Sementara itu, roti juga kerap dipilih sebagai menu praktis di pagi hari. Namun, Johanes mengingatkan agar konsumsinya tetap dibatasi.

“Konsumsi roti juga harus hati-hati. Roti jangan terlalu banyak, cukup satu lembar saja. Kalau tipis, maksimal dua lembar roti tawar,” kata Johanes.

Roti sebaiknya dipadukan dengan protein, seperti telur atau sumber protein lainnya, bukan hanya selai manis. Dia juga menegaskan, konsumsi kuning telur tetap perlu dibatasi, sementara putih telur relatif aman dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak.

Melansir Biology Insights, nasi dan roti memiliki karakteristik yang berbeda. Nasi putih memiliki indeks glikemik tinggi, berkisar antara 70 hingga 90. Angka ini sebanding dengan indeks glikemik rata-rata roti putih, yakni sekitar 70 hingga 75.

Dalam 100 gram, roti putih standar mengandung sekitar 238 kalori dan 43,9 gram karbohidrat. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan nasi putih matang yang menyediakan sekitar 130 kalori dan 28,6 gram karbohidrat.

Namun, roti putih mengandung protein lebih tinggi, yakni sekitar 10,7 gram per 100 gram, dibandingkan nasi putih yang hanya sekitar 2,4 gram.

Sumber :https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260113125253-262-1316540/nasi-vs-roti-untuk-sarapan-mana-yang-lebih-sehat

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam