Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung membantah isu adanya fasilitas mewah dan perlakuan berbeda bagi warga binaan. Pihak lapas memastikan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) mendapatkan pelayanan yang sama tanpa pengecualian, termasuk dalam hal hunian dan pengawasan.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani mengatakan tidak ada pungutan liar maupun perlakuan istimewa di dalam lapas. Menurutnya, isu mengenai kamar mewah yang beredar belakangan ini tidak ditemukan dalam pemeriksaan di Lapas Banceuy. Seluruh blok hunian disebut telah disesuaikan dengan standar pemasyarakatan dan berada dalam pengawasan petugas setiap hari.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Banceuy Andhika Saputra menambahkan, pengawasan terus diperketat untuk mencegah terjadinya pelanggaran maupun praktik yang menyimpang dari standar operasional prosedur (SOP). Razia rutin dan kontrol keliling blok juga terus dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang serta fasilitas hunian khusus bagi warga binaan tertentu.
Pihak Lapas Banceuy mengajak masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi, pelayanan yang adil, serta keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Pihak lapas juga memastikan tidak ada pungli, diskriminasi maupun fasilitas mewah yang diberikan secara khusus kepada warga binaan.


