Komitmen menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh warga terus didorong melalui kerja-kerja kelembagaan di Kabupaten Bandung Barat. Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat dengan Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (PATRIN) KBB, yang berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, PATRIN KBB memperkenalkan kepengurusan sekaligus menyampaikan kondisi dan kebutuhan para atlet tunarungu di Bandung Barat. Tidak hanya soal prestasi, tetapi juga tentang akses pembinaan, pendampingan, dan keberlanjutan program agar para atlet memiliki kesempatan berkembang secara adil.
Komisi IV DPRD KBB menegaskan pentingnya kehadiran negara melalui kebijakan dan pengawasan yang berpihak, khususnya bagi kelompok disabilitas. Dukungan terhadap atlet tunarungu dipandang bukan sebagai program tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab memastikan setiap warga memiliki ruang untuk berkontribusi dan berprestasi.
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun koordinasi yang lebih terarah antara komunitas atlet disabilitas dan pemangku kebijakan. Harapannya, hasil dialog tersebut dapat mendorong lahirnya kebijakan dan program pembinaan yang lebih inklusif, sehingga prestasi atlet tunarungu tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Bandung Barat memberi kesempatan yang setara bagi semua warganya.


