Polemik kepemilikan lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kertamulya yang berada di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB),Jawa Barat menjadi sorotan.
Pasalnya, sejumlah spanduk yang mengatasnamakan ahli waris pemilik lahan terpasang di salah satu sudut bangunan sekolah. Kemunculan spanduk tersebut kembali membuka persoalan lama terkait status lahan sekolah yang disebut telah bergulir sejak 2016.
Pantauan di lokasi, salah satu spanduk bertuliskan “TANAH INI MILIK AHLI WARIS ALM. OMA SARIFUDIN” terpasang di area bangunan SDN 2 Kertamulya.
Belum diketahui secara pasti bagaimana perkembangan terakhir mengenai status kepemilikan maupun proses penyelesaian lahan tersebut. Namun, klaim dari pihak yang mengatasnamakan ahli waris membuat pihak sekolah mulai menyiapkan langkah antisipasi apabila konflik tersebut berkembang hingga terjadi penyegelan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 2 Kertamulya, Komar, membenarkan pemasangan spanduk tersebut. Bahkan, pemasangan dilakukan saat dirinya tidak berada di sekolah. Sejumlah guru yang berada di lokasi kemudian menyaksikan kedatangan pihak yang memasang spanduk.
“Iya betul, spanduk dipasang dibangunan sekolah pada hari Rabu lalu kalau tidak salah. Saat itu saya lagi di luar, kebetulan para guru yang menyaksikan kejadian itu,” kata Komar saat ditemui di lokasi, Selasa (22/9/2026).
Meski belum terjadi penyegelan, kata dia, pihak sekolah telah menyiapkan skenario agar kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tetap berlangsung apabila bangunan SDN 2 Kertamulya benar-benar ditutup. Bahkan, siswa akan sementara dipindahkan ke bangunan SDN 1 Kertamulya yang berada tepat di sebelahnya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, ia mengaku, pihak sekolah juga menyiapkan sistem pembelajaran dengan dua sif, yakni pengaturan kelas akan disesuaikan dengan keterbatasan ruangan di SDN 1 Kertamulya.
Sumber: https://www.instagram.com/reel/DdlEcrKD9Hj/?utm_source=ig_web_copy_link&stkn=MzRlODBiNWFlZA==


