Ketua DPR RI Puan Maharani meminta wacana pendidikan gratis mulai dari sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi negeri dikaji lebih lanjut. Menurut Puan, rencana tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk mempertimbangkan manfaatnya bagi masyarakat dan negara. Puan mengatakan pendidikan pada jenjang SD dan SMP saat ini sudah tidak memungut biaya SPP, sehingga perlu dilihat kembali kemungkinan penerapan kebijakan gratis untuk jenjang pendidikan lainnya.
Puan menilai kondisi global dan kemampuan keuangan negara menjadi faktor penting sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Selain persoalan anggaran, pemerintah juga perlu memastikan program pendidikan gratis benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Karena itu, kajian mengenai kebutuhan anggaran, mekanisme pelaksanaan hingga dampak kebijakan perlu dilakukan secara menyeluruh sebelum pemerintah mengambil keputusan.
Wacana pendidikan negeri gratis sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menyatakan pemerintah perlu mengupayakan agar biaya pendidikan di sekolah negeri mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri dapat digratiskan. Ia juga berencana menggelar rapat terbatas untuk membahas rencana tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti.
Prabowo juga menyinggung sumber pembiayaan untuk mewujudkan pendidikan gratis. Menurutnya, dana yang selama ini hilang akibat praktik korupsi dapat dikembalikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, termasuk sektor pendidikan. Sementara itu, Puan menegaskan bahwa kekuatan APBN dan manfaat kebijakan bagi bangsa dan negara harus menjadi pertimbangan utama sebelum program pendidikan gratis diperluas hingga perguruan tinggi negeri.


