Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengaku baru mengetahui dirinya menjadi calon Kapolri pada Kamis (1/10/2026) pagi. Setelah mendapat informasi tersebut, Suyudi langsung mempersiapkan bahan untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR.
Suyudi mengatakan dirinya telah memiliki sejumlah konsep yang akan dibawa dalam proses uji kelayakan sehingga hanya perlu mematangkannya dalam waktu yang terbatas. Setelah menjalani proses tersebut, namanya mendapat persetujuan Komisi III DPR sebelum kemudian dibawa ke rapat paripurna DPR.
Setelah resmi menjabat Kapolri, Suyudi menyatakan akan melakukan konsolidasi internal di tubuh Polri. Ia berkomitmen melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan pada era Jenderal Listyo Sigit Prabowo sekaligus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih perlu dibenahi, terutama dalam pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil.
Suyudi juga menekankan pentingnya kedekatan polisi dengan masyarakat melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Proses pergantian Kapolri sendiri berlangsung dalam waktu singkat. Uji kelayakan Suyudi di Komisi III DPR disebut hanya berlangsung sekitar 22 menit tanpa sesi pendalaman dari anggota dewan sebelum persetujuan diberikan secara aklamasi.


