Tim Gabungan Polri Sita 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi Besar

JAKARTA – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggebrak sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam (8/7/2026). Dalam penggeledahan besar-besaran tersebut, petugas menemukan barang bukti yang sangat fantastis, yakni sekitar 74 kilogram emas serta uang tunai yang ditaksir bernilai ratusan miliar rupiah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya temuan luar biasa di rumah kawasan Sentul tersebut. Meski begitu, pihaknya mengaku belum bisa merinci jumlah pasti uang tunai yang disita karena tim penyidik di lapangan masih melakukan proses penghitungan dan pendataan.

“Iya betul. Perkiraan [uang yang ditemukan] ratusan miliar,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Operasi senyap di Sentul ini ternyata bukan satu-satunya. Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari skema joint investigation (penyidikan bersama) antara Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Langkah terpadu ini sengaja diambil untuk membongkar tiga kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) skala besar sekaligus.

Ketiga kasus kakap tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018–2026, perkara korupsi PT Asabri tahun 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020–2025.

Secara keseluruhan, tim gabungan bergerak serentak menyisir 12 lokasi berbeda yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor. Lokasi yang digeledah mencakup sejumlah kantor perusahaan, rumah pribadi, apartemen mewah, hingga tempat usaha. Di antaranya adalah kantor PT CBS di Cengkareng dan Penjaringan, PT KNI di Petojo, PT PML di Karet Kuningan, kantor Grup DMG/CP di Kuningan, apartemen milik Sdri. MILDK di Pacific Place, serta beberapa rumah pribadi milik Sdr. MN di Serpong Utara, Sdr. TK di Mega Kuningan, dan Sdr. DR di Gandaria Selatan.

Selain rumah di Sentul, penyidik juga mendapatkan hasil signifikan saat menggeledah Cafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer yang berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Di lantai dua bangunan tersebut, petugas dikejutkan dengan keberadaan sebuah brankas rahasia yang disembunyikan secara rapi di balik lemari buffet.

Begitu brankas tersebut berhasil dibongkar, penyidik menemukan tumpukan uang tunai dalam pecahan Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Amerika Serikat (US$) dalam jumlah yang sangat besar, bersama dengan sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan perkara.

Dari penggeledahan di Cafe De’Clan saja, petugas menyita uang tunai sebesar SGD 3.130.000, US$ 889.965, dan Rp 259.159.000, yang jika dikonversikan nilainya mendekati Rp 60 miliar. Sementara dari Koin Money Changer, penyidik mengamankan 71 barang bukti serta 16 jenis mata uang asing senilai kurang lebih Rp 7,2 Dynamic miliar. Jika dijumlahkan, total uang yang disita dari dua lokasi di Cipete ini mencapai sekitar Rp 67,2 miliar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami dan mencocokkan seluruh barang bukti yang telah disita, termasuk temuan 74 kilogram emas di Sentul, untuk melihat sejauh mana keterkaitannya dengan aliran dana dari tiga kasus korupsi besar yang sedang diusut tersebut.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam