Pocari Sweat Run Bandung 2026 kembali digelar di Kota Bandung pada Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026). Ajang lari tahunan ini diikuti sekitar 16.000 peserta, dengan lebih dari 70 persen di antaranya berasal dari luar Bandung. Kehadiran ribuan pelari tersebut turut membawa keluarga dan pendamping yang memilih menginap selama beberapa hari, sehingga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Head of Corporate Communication PT Amerta Indah Otsuka, Laibun Sobri, mengatakan sekitar 11.000 pelari diperkirakan berasal dari luar Kota Bandung. Para peserta tersebut umumnya datang bersama keluarga sehingga turut meningkatkan kunjungan ke hotel, restoran, tempat wisata, hingga penggunaan transportasi selama berada di Bandung. Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan tujuan Pocari Sweat Run sebagai bagian dari pengembangan konsep sport tourism di Kota Bandung.
Perlombaan digelar selama dua hari dengan kategori 10K pada Sabtu (19/9/2026) dan half marathon pada Minggu (20/9/2026). Sejumlah pelari nasional, figur publik, hingga pejabat turut dijadwalkan ambil bagian, di antaranya Raffi Ahmad dan Bima Arya. Start dan finish dipusatkan di Balai Kota Bandung. Rute 10K melintasi sejumlah ruas jalan seperti Perintis Kemerdekaan, Wastukencana, Dago, Diponegoro, R.E. Martadinata, Aceh, hingga Merdeka, sedangkan rute half marathon melewati kawasan Dago, Supratman, Ahmad Yani, Gatot Subroto, Asia Afrika, Jenderal Sudirman, Pasir Kaliki, dan Cicendo.
Seiring pelaksanaan lomba, rekayasa lalu lintas akan diterapkan mulai pukul 04.00 WIB hingga 08.00 WIB. Penyelenggara menegaskan tidak ada penutupan jalan secara total karena konsep yang digunakan adalah berbagi ruang dengan para pelari. Setelah pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas diharapkan kembali normal. Penyelenggara berharap kehadiran ribuan peserta dan pendamping dapat menggerakkan ekonomi Bandung, mulai dari okupansi hotel, restoran, transportasi, hingga destinasi wisata.


