Pemerintah memastikan harga dan pasokan bahan pangan pokok relatif stabil menjelang pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. Bahkan, sejumlah komoditas seperti daging sapi dan cabe rawit merah terpantau mengalami penurunan harga.
Kepastian tersebut diperoleh dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pemerintah di sejumlah pasar tradisional di kota-kota besar dalam sepekan terakhir.
“Saya rasa semua pangan pokok stabil, stok aman. Walaupun harga bervariasi, kecenderungannya sudah mulai stabil dan menurun,” ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (28/2/2026).
Pada Kamis (26/2), Bapanas melakukan sidak ke Pasar Senen, Jakarta. Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas strategis berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.
Harga daging sapi segar tercatat berkisar Rp 130.000–Rp 140.000 per kilogram (kg), sementara daging ayam ras sekitar Rp 40.000 per kg. Harga cabe rawit merah turun dari Rp 110.000 per kg menjadi Rp 100.000 per kg. Adapun harga telur ayam ras berada pada kisaran Rp 29.000–Rp 30.500 per kg.
Temuan serupa juga tercatat saat Bapanas bersama Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan sidak di Pasar Palimo, Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (24/2/2026).
Di Palembang, harga sejumlah komoditas berada sesuai HAP, antara lain daging ayam Rp 39.000 per kg, daging sapi segar Rp 140.000 per kg, Minyakita Rp 15.700 per kemasan, serta bawang merah Rp 40.000 per kg.
Meski harga relatif stabil, pemerintah memastikan intervensi pasar tetap dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga menjelang Idulfitri.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi triwulan I 2026.
“Bantuan pangan akan didorong tahun ini kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan mulai disalurkan pada Maret. Semua sudah kami siapkan,” kata Ketut.
Harga Pangan Stabil Di Semarang
Stabilitas harga bahan pangan juga terpantau di Semarang, Jawa Tengah. Hal itu berdasarkan hasil sidak yang dilakukan Perum Bulog di Pasar Johar, Pasar Kepanjen, dan Pasar Kanjengan pada Jumat (27/2/2026).
Dalam sidak tersebut, harga beras terpantau stabil dan sesuai HET. Beras premium tercatat Rp 14.900 per kg, beras medium Rp 13.500 per kg, dan beras SPHP Rp 12.500 per kg.
Selain beras, sejumlah komoditas protein hewani juga mengalami penurunan harga. Daging sapi turun dari Rp 140.000 menjadi Rp 130.000 per kg. Harga daging ayam ras turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 35.000 per kg. Sementara itu, harga cabe merah berada di kisaran Rp 32.000 per kg.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berharap tren stabilitas harga ini dapat terjaga sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri.
“Kami memiliki pengalaman menjaga stabilitas harga saat periode Natal dan Tahun Baru. Diharapkan selama Ramadan dan Idul Fitri kondisi tetap stabil sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi pangan di berbagai daerah guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga hari raya.


