ANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi memulai proyek perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat di wilayah selatan, mencakup kecamatan Cipongkor, Gununghalu, hingga Rongga. Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi warga terkait kondisi akses jalan yang memprihatinkan.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menjelaskan bahwa penataan infrastruktur tersebut sengaja difokuskan terlebih dahulu di area selatan guna mempercepat mobilitas masyarakat. Menurutnya, perbaikan dilakukan secara bertahap demi memulihkan akses yang sudah lama rusak.
“Banyak keluhan warga soal jalan rusak, kita lakukan bertahap, sekarang kita fokuskan penanganan di selatan,” ujar Jeje, Jumat (5/6/2026).
Tiga Jalur Utama Jadi Prioritas Awal
Untuk tahap awal di wilayah selatan, pemerintah telah menetapkan tiga ruas jalan utama yang menjadi prioritas perbaikan. Uniknya, pengerjaan jalan ini tidak lagi menggunakan aspal biasa, melainkan beralih menggunakan material beton agar memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dan berusia pakai panjang.
Ketiga jalur yang menjadi fokus utama tersebut adalah:
-
Ruas Jalan Gununghalu-Datar Puspa dengan panjang kerusakan mencapai 1,2 kilometer.
-
Ruas Jalan Celak-Sodong yang mengalami kerusakan sepanjang 1,1 kilometer.
-
Ruas Jalan Malaka-Cijenuk dengan bentang jalan rusak sepanjang 1,55 kilometer.
Jeje menambahkan bahwa jadwal pengerjaan ketiga jalur tersebut akan dibagi dalam waktu dekat. Sebagian titik akan mulai digarap pada bulan Juni ini, sementara sisanya menyusul pada bulan Juli mendatang.


