Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menggelar sayembara bagi warga untuk membantu menangkap pelaku begal, copet, jambret, dan kejahatan jalanan lainnya. Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung sejalan dengan langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya menekan angka kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
Farhan menegaskan dirinya mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat, termasuk dalam penguatan sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk menciptakan rasa aman di Kota Bandung. Namun, ia mengingatkan agar partisipasi masyarakat tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.
Meski mendukung sayembara tersebut, Farhan memberikan pesan tegas kepada warga agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Ia mengingatkan bahwa pelaku kejahatan yang berhasil diamankan harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup dan tidak boleh menjadi sasaran tindakan kekerasan. Menurutnya, penegakan hukum tetap harus dilakukan oleh aparat yang berwenang.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara dengan hadiah mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, copet, jambret, maupun pelaku kejahatan jalanan lainnya dan menyerahkannya kepada polisi. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membantu menjaga keamanan, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip penegakan hukum.


