Bergantinya tongkat estafet pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo kepada PT Fauna Land Ancol menjadi sorotan berbagai pihak. Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) secara khusus mendesak pengelola baru ini untuk menempatkan aspek konservasi, kesejahteraan satwa, serta kepentingan masyarakat lokal sebagai prioritas utama dalam operasional kawasan tersebut ke depannya.
Koordinator Pusat FK3I yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Daerah Walhi Jawa Barat, Dedi Kurniawan, menegaskan bahwa perubahan manajemen harus dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Ia menekankan bahwa siapa pun pengelola yang ditunjuk wajib memastikan kelestarian lingkungan serta keberlangsungan hidup seluruh satwa dan koleksi tumbuhan di dalamnya. Selain itu, Dedi juga mengingatkan pengelola agar menepati komitmen pemerintah terkait nasib karyawan lama, baik dengan menyerap mereka kembali maupun memberikan pelatihan serta pendidikan tambahan jika diperlukan agar kompetensi mereka lebih mumpuni.
Tidak hanya fokus pada urusan satwa, FK3I juga memberikan perhatian besar terhadap denyut ekonomi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada aktivitas di sekitar kebun binatang. Dedi menuturkan bahwa keberadaan objek wisata ini merupakan ekosistem ekonomi bagi banyak pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro, hingga komunitas yang beraktivitas di sana. Oleh karena itu, ia berharap manajemen baru dapat menciptakan sistem yang tetap memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga sekitar, termasuk melakukan aktivasi kawasan seni dan mendukung para pelaku UMKM dengan semangat peningkatan pendapatan per kapita masyarakat lokal.
Di sisi lain, FK3I juga melayangkan pesan tegas agar PT Fauna Land Ancol tetap menjaga karakter asli kawasan Bandung Zoo. Pihak pengelola diminta untuk tidak melakukan pembangunan yang berisiko merusak bentang alam yang sudah ada. Harapannya, pengelola baru mampu meracik manajemen yang modern tanpa harus mengorbankan fungsi utama kebun binatang sebagai sarana konservasi, edukasi, dan penunjang ekonomi bagi masyarakat sekitar.


