Samsung Santai Hadapi Rumor Kehadiran iPhone Lipat

Persaingan di pasar ponsel lipat diprediksi semakin sengit seiring mencuatnya kabar Apple akan meluncurkan iPhone lipat pertamanya pada September mendatang. Menanggapi hal tersebut, Co-CEO Samsung Electronics Roh Tae-moon mengaku tidak khawatir. Menurutnya, pengalaman dan keahlian Samsung dalam mengembangkan ponsel lipat selama tujuh tahun menjadi keunggulan yang tidak bisa disaingi dalam waktu singkat.

Roh mengatakan Samsung telah lebih dulu memantapkan posisinya di segmen ponsel lipat melalui lini Galaxy Z yang kini dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI) Gemini dari Alphabet Inc. Ia menilai kehadiran Apple justru akan memberikan dampak positif bagi industri karena menunjukkan bahwa pasar ponsel lipat telah berkembang dan semakin diterima oleh konsumen di seluruh dunia.

Meski persaingan semakin ketat, Samsung tetap optimistis lini Galaxy Z akan menjadi pilihan utama di segmen premium. Roh menyebut semakin banyak perusahaan yang masuk ke pasar ponsel lipat menjadi bukti bahwa teknologi tersebut telah bertransformasi menjadi produk arus utama dengan potensi pertumbuhan yang masih besar.

Di sisi lain, Samsung juga menerapkan strategi harga khusus di pasar Korea Selatan. Galaxy Z Fold 8 versi 256 GB dijual seharga 2,28 juta won, lebih murah dibandingkan generasi sebelumnya, sementara Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol 2,58 juta won dan Galaxy Z Flip 8 seharga 1,68 juta won. Seluruh lini ponsel lipat terbaru itu dijadwalkan mulai dipasarkan secara global pada 7 Agustus, sedangkan pemesanan awal di Korea Selatan berlangsung hingga 3 Agustus.