Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) berupa bantuan kemasyarakatan Presiden untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah ditransfer pada Senin (24/8/2026). Tito mengatakan seluruh dana tersebut telah masuk untuk mendukung pemerintah daerah menangani dampak bencana di wilayah NTT. “Sudah ditransfer semua pagi ini tambahan BTT dari Presiden oleh Mensesneg,” ujar Tito dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Berdasarkan rincian pembayaran bantuan kemasyarakatan Presiden untuk penanggulangan bencana alam di NTT per 24 Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp40 miliar dialokasikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi NTT, sedangkan sisanya disalurkan kepada delapan pemerintah kabupaten yang terdampak bencana.
Delapan kabupaten tersebut masing-masing menerima Rp20 miliar. Kabupaten penerima meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan penanganan bencana serta membantu masyarakat yang terdampak.
Dengan seluruh tambahan dana telah ditransfer, pemerintah daerah di NTT diharapkan segera memanfaatkan anggaran tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan penanggulangan bencana. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.


