Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons viralnya video pasangan suami istri yang disebut tinggal di kompleks TPU Kristen Pandu, Kota Bandung. Dedi mengapresiasi informasi yang disampaikan konten kreator setelah mendatangi lokasi dan bertemu dengan pasangan tersebut. Menanggapi kondisi itu, Dedi mengaku telah meminta Kepala Satpol PP Jawa Barat untuk mendatangi pasutri tersebut dan menyiapkan bantuan Rp20 juta agar mereka dapat menyewa rumah.
Dedi juga meminta jajaran pemerintah di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga Pemerintah Kota Bandung lebih rutin memantau kondisi warga di lingkungannya. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi perhatian agar tidak ada warga yang tinggal di lingkungan pemakaman selama bertahun-tahun tanpa diketahui pemerintah setempat. Video mengenai pasangan tersebut sebelumnya viral setelah diunggah konten kreator Regi Sugih Hartana melalui akun YouTube-nya pada Senin (14/9/2026).
Pasangan Dadang Mulyo (60) dan Yanti Kurnianti (47) sebelumnya disebut telah tinggal bersama anak mereka di sebuah bangunan semi-permanen di tengah kompleks pemakaman selama sekitar 20 tahun. Namun, saat ditemui wartawan Tribunjabar.id pada Senin (14/9/2026), Yanti memberikan keterangan berbeda. Ia membantah tinggal menetap di bangunan tersebut dan mengatakan rumahnya berada di Jalan Terusan Durasana, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Yanti menjelaskan, bangunan berukuran sekitar 8 x 1,5 meter dengan material papan kayu dan beratap seng itu hanya digunakan suaminya untuk menyimpan peralatan kerja serta beristirahat ketika merawat makam. Bangunan tersebut juga telah dibongkar oleh petugas UPT TPU Kristen Pandu dan kini sudah rata dengan tanah. Yanti menegaskan bahwa dirinya sehari-hari tinggal di rumah miliknya sendiri dan hanya datang ke area pemakaman untuk keperluan tertentu.


