Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan perbedaan sikapnya terkait kerusakan alam di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dan proyek Data Center AI milik BDx di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penjelasan tersebut disampaikan setelah dirinya mendapat pertanyaan dari netizen yang membandingkan kedua persoalan tersebut.
Dedi mengatakan, dirinya menangis saat melihat kondisi kawasan Puncak karena prihatin terhadap pemanfaatan hutan sebagai tempat rekreasi. Ia menyoroti keberadaan jembatan gantung dan aktivitas wisata yang membuat pengunjung berada di atas pohon. Menurutnya, kawasan hutan semestinya tidak dimanfaatkan dengan cara tersebut.
Sementara terkait proyek Data Center AI BDx di Jatiluhur, Dedi mengatakan Pemprov Jabar telah mengambil langkah dengan menghentikan sementara kegiatan proyek karena sejumlah persyaratan perizinan belum selesai. Ia menyebut saat melakukan pengecekan pada 28 Juli 2026, dirinya telah meminta agar proses perizinan segera diselesaikan, namun saat kembali melakukan pengecekan, dokumen AMDAL proyek tersebut masih belum tuntas.
Dedi menegaskan sikapnya terhadap proyek BDx tidak berubah sejak pertama kali mendatangi lokasi. Ia menyebut pernyataannya pada 28 Juli 2026 tetap sama dengan sikap yang disampaikannya setelah melakukan pengecekan kembali terhadap proyek tersebut.


