-
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak melemah pada perdagangan Selasa (27/10/2026), setelah terkoreksi 1,22 persen ke level 5.373,09 pada perdagangan sebelumnya. Tekanan pasar saham domestik juga diwarnai pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus Rp18.140 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan. Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penurunan dengan level support di 5.311 dan resistance di 5.422.
Reza menjelaskan, tekanan terhadap IHSG tercermin dari pelemahan sejumlah sektor, terutama infrastruktur yang terkoreksi 2,47 persen dan energi yang turun 2,36 persen. Selain itu, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp2,03 triliun. Sejumlah saham yang masuk dalam daftar jual bersih asing meliputi Bank Mandiri (BMRI), Telkom Indonesia (TLKM), Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Aneka Tambang (ANTM).
Dari sisi teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan pola black spinning top, sementara indikator stochastic membentuk pola death cross. Kedua sinyal tersebut mengindikasikan tekanan jual yang masih perlu diwaspadai oleh pelaku pasar. Dengan kondisi tersebut, IHSG dinilai masih berisiko melanjutkan pelemahan, meskipun investor tetap perlu mencermati pergerakan saham berdasarkan kondisi fundamental dan dinamika pasar terkini.
Di tengah tekanan domestik, bursa saham global justru memberikan sentimen yang beragam. Wall Street ditutup menguat didorong optimisme terhadap rencana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perusahaan kecerdasan buatan Anthropic, yang turut mengangkat saham teknologi dan AI. Sementara itu, bursa Asia juga dibuka di zona hijau, dengan indeks Nikkei 225 naik 1,88 persen dan Kospi menguat 4,24 persen. Namun, penguatan bursa global dan regional tersebut belum cukup untuk meredakan tekanan di pasar saham Indonesia, terutama di tengah pelemahan rupiah dan derasnya aksi jual investor asing.
Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Pengeroyokan Maut di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung mengamankan sejumlah...


