Puluhan warga Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bergotong royong memperbaiki jalan rusak secara swadaya. Setiap warga menyumbangkan Rp 100 ribu untuk membeli batu putih yang digunakan menutup lubang di sepanjang jalan sekitar tiga kilometer. Aksi ini dilakukan setelah keluhan mengenai kerusakan jalan selama puluhan tahun belum mendapat penanganan yang diharapkan.
Salah seorang warga, Soleh (44), mengatakan perbaikan tersebut merupakan inisiatif masyarakat yang memiliki lahan di sepanjang jalan. Ia mengaku pernah menyampaikan persoalan itu kepada pihak desa, tetapi tidak mendapat respons. Karena kondisi jalan terus dikeluhkan dan belum diperbaiki secara memadai, warga akhirnya sepakat menggunakan uang pribadi untuk melakukan perbaikan sesuai kemampuan mereka.
Batu putih yang dibeli dari hasil patungan digunakan untuk mengurangi jumlah lubang agar jalan lebih mudah dilalui. Meski belum bisa memperbaiki kondisi jalan secara keseluruhan, warga berharap upaya tersebut dapat membantu aktivitas sehari-hari. Soleh mengatakan jalan relatif aman saat cuaca kering, tetapi menjadi licin ketika hujan turun hingga menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.
Kondisi ini menjadi perhatian karena jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju kebun dan sawah, sekaligus berpotensi mendukung konektivitas menuju kawasan wisata Batukaras. Di tengah potensi pariwisata di wilayah Pangandaran, warga Desa Masawah masih harus mengandalkan dana swadaya untuk memperbaiki infrastruktur yang menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi mereka.


