Piala Dunia 2026 resmi menjadi bab penutup perjalanan panjang Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal. Kabar yang telah lama dinantikan sekaligus ditakuti oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia ini akhirnya terkonfirmasi langsung oleh sang megabintang dalam sebuah konferensi pers pada Senin, 6 Juli 2026.
Ronaldo menegaskan bahwa keputusan untuk gantung sepatu dari kancah internasional diambil dengan pertimbangan matang. Baginya, turnamen di Amerika Utara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung perpisahan yang ia ingin nikmati hingga detik terakhir.
“Saya ingin menikmati turnamen ini semaksimal mungkin karena ini adalah Piala Dunia terakhir saya,” ujar Ronaldo dengan nada haru. Namun, ia menambahkan dengan penuh optimisme khas sang pemenang, “Saya berharap besok bukan menjadi pertandingan terakhir saya di sini.”
Sejak debutnya pada 2003, Ronaldo telah menjelma menjadi detak jantung sepak bola Portugal. Selama lebih dari 20 tahun, ia tidak hanya menjadi pencetak gol paling produktif, tetapi juga simbol dedikasi dan profesionalisme. Beberapa pencapaian ikonik yang ia persembahkan bagi negaranya meliputi:
-
Euro 2016: Menghadirkan gelar juara Eropa pertama dalam sejarah Portugal.
-
Nations League 2019: Menambah koleksi trofi prestisius di lemari Portugal.
-
Rekor Internasional: Mencatatkan lebih dari 200 penampilan dengan ratusan gol yang sulit disamai oleh pemain mana pun.
Meski telah meraih segalanya, satu trofi emas Piala Dunia masih luput dari genggaman Ronaldo. Ambisi itulah yang kini membakar semangatnya saat Portugal bersiap menghadapi Spanyol di babak 16 besar.
“Jika kami tidak yakin bisa menjuarai Piala Dunia, kami tidak akan berada di sini,” tegas CR7. Ia menyoroti ketenangan tim di tengah tekanan hebat turnamen, di mana tim-tim besar lainnya sudah mulai berguguran.
Pengumuman ini memicu gelombang emosi di kalangan publik Portugal. Di satu sisi, ada kesedihan mendalam karena harus melepas sosok yang telah mendefinisikan sepak bola Portugal selama dua dekade terakhir. Namun di sisi lain, ada rasa bangga luar biasa atas dedikasi tanpa henti yang telah diberikan sang kapten.
Ronaldo memang akan tetap aktif di level klub, namun meninggalkan panggung timnas adalah langkah besar yang menandai transisi kariernya. Dunia kini tertuju pada setiap langkahnya di Piala Dunia 2026, menanti apakah sang legenda akan menutup perjalanan internasionalnya dengan mengangkat trofi paling prestisius di dunia, atau setidaknya, memberikan perpisahan yang layak bagi sang pemilik rekor abadi.


