Sejumlah anak di Kota Cirebon, Jawa Barat, mengalami mual dan muntah hingga harus mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, Selasa (20/10/2026). Salah satu orang tua siswa, Agus Bachtiar (56), menduga keluhan tersebut berkaitan dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi anaknya di sekolah. Kecurigaan itu muncul setelah sang anak mengaku telur puyuh yang disantapnya terasa asam.
Agus mengaku menerima telepon sekitar pukul 15.45 WIB yang mengabarkan anaknya mengalami muntah-muntah saat berada di rumah kakeknya. Ia kemudian bergegas pulang dan menanyakan makanan yang sebelumnya dikonsumsi sang anak. Saat ditanya mengenai telur puyuh, anaknya menjawab bahwa rasanya asam. Mendengar hal itu, Agus mulai mencurigai makanan dari program MBG yang diterima anaknya di sekolah.
Untuk memastikan apakah kejadian tersebut hanya dialami anaknya, Agus menghubungi guru sekolah. Menurut penuturan Agus, guru menyampaikan bahwa sejumlah siswa lain juga mengalami keluhan serupa setelah menyantap makanan dari penyedia MBG yang disebut berada di belakang pom bensin kawasan Kalijaga. Informasi tersebut semakin menguatkan dugaan Agus bahwa keluhan anaknya mungkin berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi bersama siswa lainnya.
Agus kemudian membawa anaknya ke IGD RS Siloam Putra Bahagia Cirebon. Di rumah sakit, ia mengaku mendapati sejumlah anak lain mengalami keluhan yang hampir sama. Meski demikian, dugaan keterkaitan antara gejala yang dialami para siswa dan menu MBG tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut. Belum ada keterangan mengenai hasil pemeriksaan maupun penyebab pasti kejadian tersebut.


