BANDUNG — Keberhasilan merengkuh gelar juara membawa konsekuensi besar bagi Persib Bandung. Pada musim depan, tim berjuluk Pangeran Biru ini dijadwalkan akan bertarung di empat ajang berbeda sekaligus: dua kompetisi domestik (Super League 2026/2027 dan Piala Indonesia) serta dua turnamen regional Asia (AFC Champions League Two dan Asean Club Championship Shopee Cup).
Menanggapi jadwal padat yang super berat tersebut, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa manajemen tidak akan menganaktirikan satu pun kompetisi. Persib dipastikan bakal tampil habis-habisan di semua ajang.
“Memang berat, memang capek, ya biaya pun juga begitu. Tapi apa boleh buat karena ini sudah keputusan dari PSSI juga. Di sisi lain, ini juga keberuntungan kita karena berhasil jadi juara,” ungkap Umuh saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (7/6/2026).
Konsekuensi Juara: Semua Lini Harus Serius
Bagi Umuh, rentetan jadwal ini adalah risiko manis yang harus ditanggung oleh tim juara. Ia menekankan bahwa tidak ada istilah “main-main” atau sekadar formalitas dalam kamus Persib musim depan.
Meskipun kompetisi domestik seperti liga tetap memiliki gengsi yang sangat tinggi, Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, disebutnya memiliki kesamaan visi untuk menyapu bersih semua laga dengan target maksimal.
“Ayo aja, gitu. Jadi bukan cuma mengutamakan salah satu, tapi semuanya tetap harus serius. Siapa tahu nanti di antaranya untuk level Asia bisa terus berlanjut ke babak berikutnya,” tambah Umuh optimistis.
Tantangan Rotasi dan Manajemen Waktu bagi Pelatih
Kunci utama untuk selamat dari badai jadwal padat ini ada pada manajemen waktu dan kedalaman skuad. Umuh menyadari tim pelatih harus memutar otak lebih keras demi menjaga kebugaran fisik para pemain agar tidak kedodoran.
“Pelatih juga pasti memutar otaknya bagaimana mengatur ini semua. Tapi tidak ada kompetisi yang dianggap ‘ah ini mah enggak usah’ atau ‘ini mah enggak terlalu penting’, jangan begitu. Semua pertandingan akan kami hadapi dengan serius, tinggal bagaimana pintar-pintarnya kita mengatur ritme permainan dan waktu saja,” pungkasnya.


