Pernikahan tertutup Taylor Swift dan Travis Kelce yang diselenggarakan di sebuah arena ikonik di New York masih terus menjadi sorotan publik. Perancang acara selebriti ternama, Edward Perotti, memberikan gambaran mengenai skala kemewahan acara tersebut yang diperkirakan menelan biaya fantastis antara 35 juta hingga 50 juta dolar AS (setara dengan Rp 629 miliar hingga Rp 899 miliar).
Menurut Perotti, biaya sebesar itu mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari sewa tempat yang mencapai hampir 1 juta dolar per hari, tenaga kerja, tata panggung, dekorasi bunga, sistem pencahayaan, hingga katering dan keamanan tingkat tinggi.
“Sebagian besar stadion merupakan markas serikat pekerja. Anda harus berurusan dengan serikat pekerja dan membayar tenaga kerja tersebut. Ada efek ‘bola salju’ biaya yang terjadi yang sering kali tidak dipikirkan orang banyak,” ujar Perotti kepada PEOPLE.
Sebagai perbandingan, kontrak dua tahun Travis Kelce bersama Kansas City Chiefs (2024-2025) bernilai sekitar 34 juta dolar AS, menjadikannya pemain tight end dengan bayaran tertinggi di NFL. Namun, angka tersebut tetap terlihat kecil jika dibandingkan dengan total estimasi biaya pernikahan mereka.
Menyediakan katering untuk tamu di skala stadion merupakan tantangan logistik yang sangat kompleks. Perotti menekankan bahwa meski menggunakan koki bintang lima, memastikan kualitas makanan dan suhu yang tepat bagi ribuan tamu tetap menjadi rintangan tersendiri.
Namun, Perotti menegaskan bahwa anggaran yang melimpah bukan penentu utama acara yang berkesan. “Mahal tidak selalu berarti lebih baik. Karya yang benar-benar ikonik adalah yang membuat orang terus membicarakannya bahkan setelah 10 atau 15 tahun kemudian. Uang tidak bisa mewujudkannya; keaslian, perhatian, dan detail adalah kuncinya,” tambahnya.
Pasangan ini mulai menjalin hubungan pada tahun 2023, tak lama setelah Kelce mencoba memberikan gelang persahabatan yang berisi nomor teleponnya kepada Swift. Sejak saat itu, hubungan mereka menjadi fenomena global yang berpengaruh besar terhadap industri olahraga dan hiburan, termasuk peningkatan rating televisi NFL serta penjualan merchandise.
Setelah bertunangan pada tahun 2025, pasangan ini terus menjadi pusat perhatian. Pernikahan mereka pun tidak luput dari perhatian media, mulai dari kebijakan larangan membawa kado hingga suvenir khusus bagi para tamu undangan. Perpaduan antara kekuatan finansial, popularitas global, dan detail personal menjadikan momen ini sebagai salah satu pernikahan selebriti paling ikonik dalam sejarah.


