Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami kelebihan kapasitas. Kondisi tersebut membuat sejumlah pasien terpaksa mendapatkan penanganan awal di lorong IGD sambil menunggu tersedianya ruang rawat inap.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati membenarkan kondisi tersebut setelah melihat langsung situasi IGD RSUD Cibabat pada Senin (5/10/2026). Dari hasil pemantauan, terdapat 49 pasien IGD yang masuk dalam daftar antrean untuk mendapatkan ruang rawat inap. Namun, sebagian pasien mulai dipindahkan ke ruang perawatan.
Mulyati mengatakan sebanyak lima pasien telah berhasil masuk ke ruang rawat inap, sementara 44 pasien lainnya masih menunggu. Kondisi itu terjadi karena seluruh 326 tempat tidur rawat inap yang tersedia di RSUD Cibabat saat ini telah terisi pasien.
Meski terjadi penumpukan pasien, Mulyati menegaskan kondisi overload di IGD tersebut bukan disebabkan oleh kasus Influenza A. Berdasarkan pemantauannya, pasien yang datang ke IGD memiliki beragam keluhan dan jenis penyakit, sementara kasus Influenza A belum tercatat dalam laporan Dinkes Kota Cimahi.


