Anggota DPRD Kota Bandung Andri Gunawan mendesak Pemerintah Kota Bandung segera menjadikan pembenahan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai prioritas setelah kembali terjadi kecelakaan di lokasi proyek galian kabel di Jalan Merdeka yang menyebabkan seorang pengendara motor mengalami kondisi kritis. Menurut Andri, minimnya penerangan di berbagai ruas jalan telah lama menjadi keluhan masyarakat dan tidak boleh terus diabaikan. Ia meminta pemerintah mengalokasikan anggaran yang memadai sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap lampu-lampu jalan yang padam agar segera diperbaiki. Andri menilai keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama, terlebih kecelakaan kembali terjadi di lokasi yang juga dipengaruhi kondisi jalan yang gelap.
Andri menegaskan, Pemerintah Kota Bandung memiliki kemampuan untuk membenahi persoalan tersebut apabila benar-benar menjadikannya sebagai prioritas. Ia mempertanyakan sampai kapan masyarakat harus terus menjadi korban akibat buruknya penerangan jalan. Menurutnya, keberadaan proyek galian kabel memang memerlukan pengamanan yang baik, namun kondisi PJU yang minim turut memperbesar risiko kecelakaan, terutama pada malam hari. Karena itu, ia berharap langkah konkret segera dilakukan agar titik-titik jalan yang gelap dapat ditangani dan memberikan rasa aman bagi masyarakat saat berkendara.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pasundan, Andre Ariesmansyah, menilai PJU merupakan layanan dasar yang menjadi hak masyarakat dan memiliki peran penting dalam menciptakan kota yang aman, nyaman, serta layak huni. Ia mengatakan, persoalan penerangan jalan tidak sekadar berkaitan dengan pemasangan lampu, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan, keamanan lingkungan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari. Menurut Andre, jalan yang minim penerangan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki, sekaligus berpotensi menjadi titik rawan tindak kriminal. Karena itu, ia menilai kondisi tersebut harus menjadi alarm bagi Pemkot Bandung untuk mempercepat pembenahan sistem PJU secara menyeluruh.
Andre juga mendorong pemerintah tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan lambatnya pembangunan dan perbaikan PJU. Menurutnya, Pemkot Bandung perlu lebih kreatif memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan, seperti kerja sama dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun skema pendanaan lain yang sesuai aturan. Selain itu, ia mengusulkan pendataan seluruh titik PJU secara digital agar kondisi lampu jalan dapat dipantau lebih akurat dan proses perbaikannya berlangsung lebih cepat serta transparan. Dengan pengelolaan yang terbuka dan terukur, Andre meyakini pelayanan publik akan semakin akuntabel, sementara masyarakat dapat melihat secara langsung komitmen pemerintah dalam menghadirkan jalan yang terang, aman, dan mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi Kota Bandung.


