Nama Taufik Hidayat (30) kini semakin santer dibicarakan publik setelah sederet kasus kriminal yang menjeratnya terus terungkap ke permukaan. Selain kasus utama yang sedang ia hadapi terkait dugaan penganiayaan berat serta penyekapan terhadap kekasihnya sendiri yang berinisial YTR, pria tersebut kini juga diduga kuat terlibat dalam tindakan kriminal lainnya yang merugikan orang lain. Salah satu insiden yang belakangan menyita perhatian terjadi pada 4 Maret 2026 di sebuah hotel di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, di mana Taufik dilaporkan meninggalkan beban tagihan hotel begitu saja sekaligus melarikan barang berharga milik teman kencannya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, pada Rabu (1/7/2026), awal mula pertemuan Taufik dengan teman kencannya yang berinisial NL tersebut berawal dari perkenalan melalui aplikasi kencan daring sekitar lima bulan silam. Setelah menjalin komunikasi intensif selama dua hari melalui pesan singkat WhatsApp, keduanya sepakat untuk bertemu. Taufik diketahui menjemput NL di kediamannya di daerah Padasuka untuk kemudian membawa perempuan tersebut menginap di sebuah hotel di kawasan Jalan Raya Jatinangor pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB.
Namun, suasana yang awalnya tampak biasa berubah menjadi konflik ketika terjadi perselisihan pendapat di antara keduanya saat berada di dalam kamar hotel. Pemicu utama pertengkaran tersebut adalah perbedaan keinginan mengenai durasi menginap; NL berencana untuk pulang lebih awal pada pukul 03.00 dini hari, sementara Taufik bersikeras agar mereka tetap berada di lokasi hingga pukul 06.00 pagi. Akibat rasa kesal yang memuncak, Taufik akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan NL seorang diri di hotel tersebut pada pukul 21.00 WIB.
Tindakan Taufik tidak berhenti pada aksi meninggalkan teman kencannya begitu saja. Ia diduga kuat melarikan diri tanpa menyelesaikan tanggung jawab pembayaran kamar hotel yang telah mereka tempati. Tidak hanya itu, ponsel milik NL yang sebelumnya sempat dititipkan dan disimpan di dalam bagasi sepeda motor milik Taufik juga turut raib dibawa pergi oleh pria tersebut. Sejak malam nahas itu, komunikasi antara Taufik dan NL dilaporkan terputus total atau mengalami lost contact. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian pasal atau langkah hukum spesifik yang akan dikenakan atas dugaan tindak pidana tambahan tersebut, namun kepolisian telah mengonfirmasi kebenaran identitas Taufik melalui bukti video yang beredar luas di tengah masyarakat.


