Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk terus meningkatkan perannya dalam pembangunan desa. Menurut Jeje, BPD memiliki posisi strategis sebagai wadah untuk menampung sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa. Ia meminta BPD memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga dan turut memikirkan langkah agar pembangunan desa semakin baik.
Jeje mengatakan, Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perkebunan, UMKM, peternakan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Karena itu, ia mendorong BPD dan pemerintah desa memperkuat sinergi agar berbagai potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan sampai kita hanya sibuk dengan urusan kepentingan, sementara persoalan masyarakat masih banyak yang harus kita selesaikan,” kata Jeje, Kamis (8/10/2026). Ia menegaskan, kerja sama antara BPD dan pemerintah desa harus diarahkan pada penyelesaian persoalan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa.
Jeje menambahkan, diperlukan pemetaan secara detail mengenai kondisi masing-masing desa, mulai dari kekurangan yang perlu diperbaiki hingga potensi yang bisa dikembangkan. Menurutnya, Bandung Barat memiliki 165 desa dengan karakteristik dan potensi yang berbeda-beda. “Apa yang masih kurang, yang harus diperbaiki, yang harus dibangun, dan potensi apa yang bisa dikembangkan, karena tadi setiap desa memiliki potensi yang berbeda-beda,” tandasnya.


