BANJARBARU – Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa (13/10/2026) pagi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara terbatas hingga berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas. Pantauan tim detikKalimantan di lokasi menunjukkan asap pekat menutupi jalan, sehingga pengendara kesulitan melihat kendaraan maupun kondisi jalan dalam jarak beberapa puluh meter ke depan.
Para pengendara terlihat melaju dengan kecepatan sekitar 30–40 km/jam untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, terutama dengan kendaraan dari arah berlawanan. Lampu kendaraan juga dinyalakan agar jarak pandang lebih terbantu dan keberadaan kendaraan dapat diketahui pengguna jalan lainnya. Meski menggunakan helm dan masker, sejumlah pengendara tetap merasakan mata perih dan kesulitan bernapas akibat kabut asap yang terhirup.
Salah seorang pengendara, Rian, mengatakan kabut asap tebal mulai terasa sekitar pukul 07.25 Wita. Ia menilai kondisi tersebut sangat berbahaya apabila pengendara tidak berhati-hati saat berkendara. “Ini asapnya tebal sekali. Sangat mengganggu pernapasan dan jarak pandang sangat terbatas. Ini apabila tidak hati-hati, bisa membahayakan pengendara,” kata Rian kepada detikKalimantan.
Kekhawatiran serupa disampaikan Firman, warga Banjarbaru, yang mengaku melihat kabut asap semakin tebal dari hari ke hari. Ia cemas terhadap keselamatan anak-anak yang masih harus bersekolah seperti biasa tanpa penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Tentu khawatir dengan kondisi ini, karena anak-anak sekolah normal, padahal asapnya terus menebal. Ini yang kita khawatirkan,” ujarnya.


