MEXICO CITY – Duel pembuka Grup A Piala Dunia 2026 langsung menyajikan drama tingkat tinggi sejak hari pertama turnamen. Bertanding di Stadion Azteca, sang tuan rumah Meksiko sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan Afrika Selatan dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga perdana ini tidak hanya mengantarkan skuad El Tri ke puncak klasemen sementara, tetapi juga menorehkan tinta sejarah baru. Pertandingan pembuka ini diwarnai dengan penciptaan gol pertama turnamen, pengusiran pemain perdana, hingga rekor tiga kartu merah yang keluar dari kantong wasit dalam satu laga pembuka.
Sejak sepak mula, Meksiko yang tampil di hadapan publik sendiri langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung lini pertahanan tim tamu. Agresivitas tuan rumah langsung membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan sembilan menit. Penyerang Al-Qadsiah, Julian Quinones, mengukir namanya sebagai pencetak gol pertama di ajang Piala Dunia 2026 sekaligus membawa Meksiko memimpin 1-0.
Dominasi El Tri terus berlanjut sepanjang paruh pertama. Quinones bahkan nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-42 jika tendangan melengkungnya tidak membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, petaka mulai menghampiri kubu Afrika Selatan. Baru empat menit laga berjalan pasca-jeda, Yaya Sithole langsung diganjar kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras. Kejadian pada menit ke-49 itu menempatkan Sithole sebagai pemain pertama yang diusir wasit dalam turnamen ini.
Unggul jumlah pemain membuat Meksiko kian leluasa mengontrol permainan. Pada menit ke-79, giliran striker gaek Raul Jimenez yang menggetarkan jala gawang Bafana Bafana setelah memaksimalkan operan matang dari Roberto Alvarado. Gol tersebut disambut tangis haru oleh penyerang berusia 35 tahun itu di pinggir lapangan.
Ketegangan pertandingan belum mereda meski papan skor sudah berubah 2-0. Pada menit ke-84, Afrika Selatan harus bermain dengan sembilan orang setelah Themba Zwane juga menerima kartu merah menyusul pelanggaran kasarnya terhadap pemain Meksiko.
Meski unggul jumlah personel, Meksiko gagal menyudahi pertandingan dengan komposisi lengkap. Memasuki masa injury time, tepatnya pada menit 90+2, bek Cesar Montes turut mendapat kartu merah dari wasit. Total tiga kartu merah yang keluar di laga ini menjadikannya salah satu partai pembuka paling panas dan keras sepanjang sejarah pergelaran Piala Dunia.
Secara keseluruhan, kemenangan armada Meksiko memang tercermin lewat statistik lapangan. Tuan rumah mencatatkan penguasaan bola hingga 61,9% berbanding 38,1% milik Afrika Selatan. El Tri juga tampil sangat ofensif dengan melepaskan 16 tembakan, sementara tim tamu hanya mampu membalas lewat 3 kali percobaan. Julian Quinones yang tampil impresif sepanjang laga dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating mencapai 8,7.
Berkat hasil ini, Meksiko sementara waktu nyaman menduduki posisi teratas klasemen Grup A dengan koleksi 3 poin dan surplus 2 gol. Sementara itu, Afrika Selatan harus puas terdampar di dasar klasemen. Posisi ini masih dinamis sembari menunggu hasil pertandingan perdana lainnya di Grup A yang mempertemukan Korea Selatan dan Ceko.


