Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat mulai memperkuat persiapan menghadapi Pemilu 2029 dengan menargetkan jumlah kader hampir mencapai 300.000 orang hingga akhir 2026. Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, mengatakan bahwa strategi pemenangan tidak hanya berfokus pada penambahan anggota, tetapi juga memperkuat kekompakan dan soliditas organisasi.
Abang Ijo menjelaskan, PSI Jawa Barat memiliki 27 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang perlu terus dibina dan diperkuat. Konsolidasi dilakukan dengan melibatkan jajaran DPW, termasuk bidang organisasi dan kaderisasi (OKK) serta badan pemenangan pemilu (Bapilu). Penguatan struktur diarahkan hingga tingkat DPD, Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pengurus ranting, dan tempat pemungutan suara (TPS).
Dari sisi keanggotaan, jumlah kader PSI di Jawa Barat diklaim meningkat dari sekitar 60.000 orang pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 143.000 orang saat ini. Partai tersebut menargetkan jumlah kepemilikan kartu tanda anggota (KTA) hampir mencapai 300.000 orang pada akhir tahun ini. Abang Ijo juga menyebut adanya peningkatan minat dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, pengusaha, pejabat, dan keluarga pejabat untuk bergabung dengan PSI.
Selain memperluas basis keanggotaan, PSI Jawa Barat ingin mendorong keterlibatan generasi muda dalam politik. Abang Ijo menilai partai politik dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan cita-cita mereka. Menurutnya, pemahaman politik penting karena kebijakan publik berkaitan langsung dengan berbagai kepentingan masyarakat, termasuk masa depan generasi muda.


