Nama Purbaya Yudhi Sadewa mulai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029 setelah dirinya tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Di media sosial, muncul sejumlah percakapan yang menyerukan “Purbaya Capres 2029”. Wacana tersebut sejauh ini masih sebatas perbincangan publik dan belum menunjukkan adanya pencalonan resmi. Purbaya sendiri digantikan Suahasil Nazara yang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026.
Pergantian tersebut berlangsung setelah Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak September 2025. Dalam keterangannya setelah serah terima jabatan, Purbaya menepis isu adanya gesekan internal yang menjadi alasan pergantian dirinya. Ia menyebut pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden. Pemerintah juga menyebut pergantian menteri sebagai hal yang lumrah dalam pemerintahan.
Sebelum diganti, Purbaya sempat melakukan sejumlah perubahan di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk memberhentikan Febrio Nathan Kacaribu dari posisi Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal serta Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran pada April 2026. Saat itu, Purbaya menjelaskan bahwa rotasi pejabat merupakan bagian dari proses di internal kementerian. Dinamika tersebut kemudian menjadi bagian dari pemberitaan dan percakapan publik mengenai masa kepemimpinannya.
Munculnya nama Purbaya dalam percakapan mengenai Pilpres 2029 menunjukkan bahwa sebagian masyarakat mulai membicarakan kemungkinan peran politiknya setelah keluar dari kabinet. Namun, wacana di media sosial belum dapat disamakan dengan keputusan politik atau pencalonan resmi. Untuk saat ini, yang telah tercatat secara resmi adalah pergantian jabatan Menteri Keuangan, sementara masa depan politik Purbaya masih menjadi bagian dari perbincangan publik.


