Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan undangan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah disebarkan kepada para mantan presiden dan wakil presiden. Namun, hingga Rabu (12/8/2026), konfirmasi kehadiran sejumlah tokoh nasional masih dalam proses. Beberapa pihak bahkan baru menerima undangan dari Istana pada hari yang sama.
Prasetyo mengonfirmasi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan besar tidak dapat menghadiri upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka. SBY diketahui sedang berada di luar negeri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check up. “Sebenarnya pemeriksaan rutin saja. Sehingga kemungkinan besar beliau tidak dapat menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi,” ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Prasetyo, pemeriksaan kesehatan yang dijalani SBY merupakan pemeriksaan rutin. Karena itu, ketidakhadiran SBY dalam upacara HUT ke-81 RI bukan karena alasan lain, melainkan lantaran masih menjalani agenda kesehatan di luar negeri.
Sementara itu, Istana masih menunggu kepastian kehadiran sejumlah mantan presiden dan wakil presiden lainnya. Prasetyo mengatakan pihaknya akan memberikan pembaruan setelah seluruh konfirmasi diterima. Upacara detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI sendiri akan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 dan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.


