Siswa Bellarine Secondary College Australia Antusias Belajar Membatik di DHIS Lembang Sebanyak 28

 siswa dari Bellarine Secondary College Australia, berkunjung ke SMA Darul Hikam Internasional (DHIS Secondary) Lembang. Mereka, akan mengikuti berbagai kegiatan selama dua hari yaitu Senin dan Selasa (6 dan 7 April 2026) sebagai program Sister School. Menurut Kepala Bagian Internasional Darul Hikam, Binar Kasih Sejati, pada hari pertama kegiatan, semua siswa dari Bellarine mengikuti kelas pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, semua siswa mengikuti kegiatan peluncuraan roket air dan permainan kaulinan sunda. “Kalau hari kedua, pagi harinya semua siswa mengikuti kegiatan menungga kuda. Karena ini kegiatan unggulan di DHIS Lembang juga. Lokasi menunggang kudanya ada di Dago,” ujar Binar, Selasa (7/4/2026).

Binar mengatakan, selain menunggang kuda semua siswa Bellarine juga mengikuti kegiatan panahan.
Kemudian, ada sesi workshop membatik di rumah batik Lembang. Di sesi membatik ini, semua siswa akan mencoba untuk membuat batik sendiri. Hasil karya mereka, nantinya bisa menjadi souvenir kenang-kenangan untuk dibawa ke Australia. Binar pun senang, melihat antusiasme semua siswa Australia saat membatik. Mereka, berkreasi di kain kosong dengan mewarnai batik menggunakan canting. Para siswa terlihat fokus, memilih warna dan mengaplikasikan warna-warna itu di kain yang ada di depan mereka.

“Para siswa diajarkan batik sebagai salah satu khas dari sunda. Saat workshop mereka bisa belajar dan memiliiki pengalaman langsung membatik. Karena, kesempatan itu langka bahkan orang Indonesia saja gak semuanya bisa membatik dan mencoba membuat batik,” papar Binar.

Binar menilai, batik ini merupakan kearifan lokal dan kearifan Indonesia. Jadi, semua siswa diajak ke lokasi batik agar selama kunjungan ke DHIS Lembang dua hari ini, mereka bisa berkesan. “Kita berharap kegiatan yang menarik ini bisa membuat mereka betah dan berkesan. Karena, saat kita ke Australia juga sangat berkesan,” kata Binar seraya mengatakan, acara hari kedua ditutup dengan tari saman dan saling tampil karya seni, Menurut Guru Bahasa Indonesia Bellarine Secondary College, Jennie Claridge, kegiatan membatik sangat menarik dan disambut antusias semua siswa. Karena, semua siswa di Australia belum pernah ada yang mendapatkan pelajaran cara membuat batik. Hal ini terjadi, karena terkendala bahan baku. “Tapi, kami sudah mengenalkan soal batik sebagai salah satu budaya Indonesia. Bahkan, sebagai guru Bahasa Indonesia pada hari tertentu kami mengenakan batik sebagai salah satu khas Indonesia. Siswa sangat senang disini bisa bikin batik langsung,” paparnya.

SUMBER :https://beritakbb.pikiran-rakyat.com/bandung-barat/pr-9610125897/siswa-bellarine-secondary-college-australia-antusias-belajar-membatik-di-dhis-lembang?page=2

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization