BANDUNG – Pihak kepolisian terus bergerak cepat memburu keberadaan Taufik Hidayat, terduga pelaku penyiksaan dan penyekapan keji terhadap seorang wanita berinisial YTR di sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Taufik kini resmi menjadi buron dan telah melarikan diri selama lebih dari satu minggu. Di tengah upaya pengejaran yang intensif oleh aparat kepolisian, rekam jejak kelam masa lalu pelaku kini mulai terungkap ke publik setelah kasus ini viral di media sosial.
Sejumlah kesaksian dari orang-orang yang mengenal Taufik mulai bermunculan dan mengungkap sisi kelam pria tersebut. Berdasarkan pengakuan salah satu warga yang berada di satu kampung halaman dengan pelaku melalui media sosial, Taufik diketahui memiliki sifat yang sangat temperamental sejak kecil. Karakter kasarnya tersebut bahkan tidak hanya menyasar orang lain, melainkan juga keluarga dekatnya sendiri. Pelaku dikabarkan pernah tega menganiaya ayah kandungnya sendiri di area persawahan hanya karena permintaannya terkait uang tidak dipenuhi.
Selain dikenal temperamental, pria yang tengah diburu polisi ini diduga merupakan seorang residivis dalam kasus kekerasan. Taufik diketahui pernah membangun rumah tangga, namun pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian tragis akibat tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukannya terhadap sang istri. Kasus kekerasan masa lalu itu sempat diproses secara hukum hingga membuat Taufik mendekam di balik jeruji besi, sebelum akhirnya ia bebas setelah diurus oleh pihak keluarganya.
Masyarakat kini diimbau untuk waspada karena penampilan luar pelaku dinilai dapat mengecoh orang yang baru mengenalnya. Pihak kepolisian terus memaksimalkan pelacakan di lapangan demi mempersempit ruang gerak Taufik dan segera menyeretnya ke jalur hukum. Langkah cepat ini menjadi prioritas utama demi memberikan keadilan bagi korban, YTR, yang saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat luka berat pasca-penyekapan.


