Kasus yang sempat viral di media sosial terkait seorang perempuan atau “teteh” yang mengaku menjadi korban begal di kawasan Jalan Sudirman, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, akhirnya mendapat penjelasan dari kepolisian. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) itu sempat menghebohkan setelah video korban menangis meminta pertolongan beredar luas. Dalam video tersebut, korban mengaku motornya dirampas oleh orang tak dikenal di sekitar kawasan BIP pada siang hari.
Kapolsek Cicendo AKP Darno menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut bukan merupakan aksi pembegalan, melainkan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus tipu gelap. Usai menerima laporan korban, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri lokasi motor melalui titik GPS yang sempat terhubung ke Google. Kendaraan sempat terdeteksi berada di sekitar SPBU Shell Jalan Sudirman, namun saat dilakukan pencarian, motor tersebut tidak ditemukan.
Polisi juga mendatangi lokasi kejadian di sebuah minimarket di Jalan Pasirkaliki untuk meminta keterangan saksi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku tidak masuk ke dalam minimarket. Korbanlah yang masuk setelah diminta pelaku membeli materai, sementara pelaku diduga memanfaatkan kesempatan itu untuk membawa kabur sepeda motor korban yang berjenis matik.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan memburu pelaku dengan mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian. Polisi menegaskan bahwa kasus ini merupakan dugaan penipuan dan penggelapan, bukan pembegalan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan kelengahan korban.


