Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berencana mengintegrasikan kawasan Alun-Alun Bandung dengan Pendopo Kota Bandung agar kedua ruang publik tersebut dapat dinikmati masyarakat secara lebih terhubung. Rencana itu tidak hanya menyatukan akses Alun-Alun dan Pendopo, tetapi juga mencakup penataan kawasan di sekitarnya. Sejumlah konsep yang disiapkan antara lain rekayasa akses jalan, pembangunan skywalk, serta revitalisasi beberapa bangunan yang berada di sekitar kawasan Alun-Alun.
Salah satu opsi yang tengah dikaji berkaitan dengan akses Jalan Dewi Sartika yang saat ini terputus oleh keberadaan Masjid Agung Bandung. Pemkot Bandung mempertimbangkan rekayasa jalur dengan mengubah arah jalan agar kembali terhubung menuju Jalan Banceuy. Opsi lainnya adalah membangun underpass di bawah Masjid Agung Bandung hingga tembus ke kawasan Banceuy. Namun, rencana underpass tersebut menghadapi tantangan karena terdapat bangunan yang berstatus cagar budaya nasional di sisi jalan sehingga penataannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Farhan juga menggagas pembangunan skywalk yang menghubungkan kawasan Alun-Alun dengan eks Palaguna. Rencana tersebut diharapkan dapat dikerjakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di sisi lain, kawasan eks Palaguna yang berada di bawah pengelolaan PT Jaswita diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan baru yang mendukung aktivitas publik. Pemkot Bandung juga mendorong agar Bioskop Dian kembali difungsikan sebagai ruang pertunjukan yang menampilkan karya seni khas Jawa Barat dan Kota Bandung, dilengkapi galeri serta area kuliner.
Selain penataan kawasan, Pemkot Bandung memiliki gagasan untuk membuka akses khusus bagi masyarakat yang ingin memasuki Pendopo dengan sistem tiket. Melalui konsep tersebut, warga dan wisatawan nantinya dapat menikmati area Pendopo, termasuk taman yang berada di dalamnya, sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata perkotaan. Meski demikian, rencana integrasi Alun-Alun dan Pendopo ini masih berada pada tahap pembahasan awal dan ditargetkan baru dapat direalisasikan mulai 2028.


