Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa. KDM berangkat pada Jumat (21/8/2026) dengan membawa bantuan senilai Rp4,5 miliar yang dihimpun dari Pemprov Jawa Barat bersama sejumlah pengusaha dan lembaga di daerah. Momen keberangkatannya dibagikan melalui akun media sosial miliknya dengan mengenakan pakaian serba putih dan membawa koper berukuran kabin.
Setibanya di NTT, KDM melanjutkan perjalanan darat menuju sejumlah wilayah terdampak. Dalam perjalanan, ia sempat singgah di sebuah SPBU di kawasan Labuan Bajo dan berbincang dengan sopir yang tengah membawa bantuan. Sopir tersebut mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar subsidi, sementara biaya angkutan yang diterima dihitung berdasarkan harga solar subsidi. KDM pun menilai kondisi tersebut menjadi kendala karena bantuan untuk korban gempa harus segera tiba di lokasi.
KDM kemudian mengunjungi wilayah Manggarai Timur dan bertemu dengan warga yang terdampak gempa, termasuk seorang penjual kelapa. Ia melihat langsung kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan. Menurut KDM, penyaluran bantuan akan diprioritaskan ke wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah. Ia menyebut terdapat sekitar 10 rumah yang rusak di salah satu lokasi dan sebagian telah mendapat bantuan perbaikan dari BJB Peduli.
Selain bantuan dalam jumlah besar, KDM juga menyalurkan uang secara langsung kepada warga di sejumlah titik pengungsian. Dalam salah satu kunjungannya, ia memberikan Rp18 juta untuk dibagikan kepada 60 rumah, sehingga masing-masing keluarga memperoleh Rp300 ribu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. KDM juga menyerahkan Rp2 juta untuk membantu kebutuhan makan para pengungsi yang berada di posko tenda.


