Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 3,8 mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (15/9/2026) pagi. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 06.30 WIB. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 12 kilometer.
BMKG mencatat lokasi gempa berada sekitar 93 kilometer sebelah utara Ruteng, Manggarai, NTT. Adapun titik koordinat gempa berada pada 7,78 lintang selatan (LS) dan 120,4 bujur timur (BT). Dengan lokasi episentrum yang berada di laut, gempa tersebut menjadi perhatian BMKG untuk terus dipantau perkembangan datanya.
Hingga informasi awal gempa tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa M 3,8 tersebut. BMKG juga belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai apakah getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di wilayah Ruteng maupun daerah sekitarnya. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
BMKG menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan melalui kanal resminya mengutamakan kecepatan agar masyarakat segera mengetahui adanya aktivitas gempa bumi. Karena itu, data awal yang dirilis masih dapat mengalami perubahan setelah proses pengolahan dan analisis lebih lanjut dilakukan. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun resminya.


