Kesibukan bekerja, kurang tidur, hingga pola makan yang tidak teratur dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Kondisi tersebut membuat seseorang lebih rentan terserang berbagai penyakit, mulai dari flu hingga infeksi saluran pernapasan.
Pakar kesehatan mengingatkan bahwa menjaga sistem imun tidak cukup hanya dengan mengonsumsi suplemen. Pola hidup sehat tetap menjadi faktor utama dalam mempertahankan kekebalan tubuh agar dapat bekerja secara optimal.
Salah satu langkah penting adalah memastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Orang dewasa disarankan tidur selama 7–9 jam setiap malam karena saat tidur tubuh melakukan proses pemulihan sekaligus memperkuat sistem kekebalan.
Selain tidur yang berkualitas, konsumsi makanan bergizi seimbang juga berperan penting dalam menjaga imun. Asupan sayur, buah, protein, serta makanan yang kaya vitamin C, vitamin D, dan zinc dapat membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Aktivitas fisik juga tidak boleh diabaikan. Berolahraga dengan intensitas sedang selama sekitar 30 menit sebanyak tiga hingga lima kali dalam sepekan terbukti membantu meningkatkan kebugaran sekaligus menjaga daya tahan tubuh.
Tak kalah penting, masyarakat dianjurkan mengelola stres dengan baik. Stres yang berlangsung dalam waktu lama dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang berpotensi menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi. Meluangkan waktu untuk beristirahat, melakukan hobi, atau bermeditasi dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental.
Kebutuhan cairan tubuh juga perlu diperhatikan. Minum air putih yang cukup setiap hari membantu menjaga fungsi organ dan mendukung berbagai proses metabolisme, termasuk kerja sistem imun.
Di sisi lain, para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada suplemen. Suplemen dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan atau anjuran tenaga kesehatan, namun bukan pengganti pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Masyarakat juga tetap dianjurkan menerapkan perilaku hidup bersih, seperti rutin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan masker saat sedang sakit untuk mengurangi risiko penularan penyakit.
Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten, daya tahan tubuh dapat tetap terjaga sehingga tubuh lebih siap menghadapi paparan virus maupun bakteri di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.


