Upost.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar rapat paripurna masa persidangan I tahun sidang IV rapat ke 6 yang di gelar di Hotel Novena Lembang, pada Kamis 22 September 2022.
Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat, masa persidangan I tahun sidang IV rapat ke-3 dipimpin oleh ketua DPRD KBB , yaitu Rismanto, dan dihadiri oleh para Wakil Ketua DPRD KBB Ida Widaningsih, Pipih Supriati, H. Ayi Sudrajat dan dihadiri oleh anggota DPRD sejumlah 39 orang dari 50 orang anggota DPRD.
Pimpinan rapat mempersilahkan saudara Plt. Bupati Bandung Barat, yakni Hengki Kurniawan, yang dalam kesempatan kali ini akan menyampaikan nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 dalam forum rapat paripurna ini. Secara garis besar, materi nota pengantar rancangan peraturan daerah
Anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bandung barat tahun anggaran 2021 memiliki makna penting sebagai tahun keempat untuk mewujudkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (rpjmd) periode 2018-2023 yang memiliki visi “bandung barat yang akur (aspiratif, kreatif, unggul, dan religius) dan berbasis pada pengembangan ekonomi, optimalisasi sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia. Yang diwujudkan melalui 4 misi yakni
1) Meningkatkan cakupan dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan pelayanan dasar bagi masyarakat luas lainnya dalam rangka membangun sumber daya manusia yang berkualitas;
2) Mewujudkan agroindustri dan pariwisata sebagai sektor unggulan beserta sektor dan
Potensi sumber daya lainnya untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan dan berdaya saing;
3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur fisik, sosial dan ekonomi;
4) Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasisi pengembangan teknologi informasi dan inovasi.
- Sebagai upaya untuk mendukung dan mewujudkan visi misi tersebut pemerintah kabupaten bandung barat, dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun 2022 telah menetapkan tema pembangunan yaitu “pemulihan ekonomi yang inklusif menuju bandung barat akur”. Anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bandung barat tahun anggaran 2022 sebagai instrumen fiskal diharapkan akan memberi kontribusi positif untuk penguatan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi serta memperkuat pondasi dan menjamin kesinambungan pembangunan di kabupaten bandung barat dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pada kesempatan ini ada beberapa hal yang perlu disampaikan dalam penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bandung barat tahun anggaran 2022, yaitu sebagai berikut :
Pertama, dalam rangka peningkatkan pendapatan pemerintah daerah akan terus berupaya kerja keras menggali sumber-sumber pendapatan daerah terutama dalam stuasi pandemi covid-19 yang berdampak signifikan terhadap perekonomian dilakukan melalui upaya-upaya yang realistis baik yang bersumber dari pendapatan asli daerah, dan transfer dana pusat antar daerah agar kapasitas fiskal daerah lebih kuat dan mandiri dalam rangka mencapai sasaran pembangunan daerah .
Kedua, terus berupaya meningkatkan kualitas belanja daerah yang lebih produktif dan efektif, lebih difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat serta peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan terutama di wilayah selatan dalam rangka membuka akses perekonomian masyarakat terutama dari sektor pariwisata dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah.
Ketiga, dari sisi pembiayaan daerah, dilakukan melalui perhitungan yang lebih terukur dan rasional terhadap penerimaan pembiayaan daerah dari silpa tahun anggaran 2021, serta melalui kebijakan penerimaan pinjaman daerah dari pt. Sarana multi infrastruktur dalam rangka percepatan pelaksanaan program perbaikan infrastruktur jalan. Berdasarkan hal tersebut maka rancangan perubahan apbd kabupaten bandung barat tahun anggaran 2022 ini disusun.


