Kecelakaan beruntun yang melibatkan banyak kendaraan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Rabu (29/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang pesepeda meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka berat. Total kendaraan yang terlibat terdiri dari satu truk pengangkut gas, tiga minibus, tiga sepeda motor, tiga gerobak, serta satu sepeda kayuh milik korban.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan diduga dipicu oleh sopir truk pengangkut LPG yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Akibatnya, truk melaju tak terkendali, oleng ke kiri hingga menyerempet kendaraan yang sedang parkir, lalu bergerak ke kanan dan menabrak pesepeda serta sejumlah kendaraan lain di depannya.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana mengungkapkan, korban meninggal dunia berinisial WP yang merupakan pengayuh sepeda, sedangkan korban luka berat berinisial BR, seorang penjual bakso tahu. Korban meninggal telah dievakuasi ke RS Hasan Sadikin (RSHS), sementara korban luka dilarikan ke RS Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, sopir truk berinisial AS telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, sementara dugaan awal mengarah pada kondisi pengemudi yang mengalami microsleep hingga memicu tabrakan beruntun yang berujung maut.


