KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp100 Juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menindaklanjuti informasi mengenai dugaan aliran dana sebesar Rp100 juta kepada pendakwah Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang terungkap dalam persidangan perkara dugaan suap dan gratifikasi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan keterangan yang muncul di persidangan merupakan bagian dari fakta hukum yang akan dianalisis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurutnya, fakta tersebut juga mengindikasikan bahwa dugaan aliran dana dalam perkara DJKA tidak hanya berhenti pada para pelaku utama, tetapi diduga mengalir kepada pihak lain.

“Keterangan yang muncul di persidangan menjadi salah satu fakta penting dalam perkara DJKA. Informasi tersebut menunjukkan adanya dugaan aliran dana yang tidak hanya diterima oleh pelaku utama, tetapi juga mengarah kepada pihak-pihak lain,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa, 14 Juli 2026.

Budi menjelaskan setiap fakta yang terungkap selama persidangan akan menjadi bahan evaluasi bagi jaksa maupun penyidik. Informasi tersebut dapat membuka peluang pengembangan penyidikan apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

Selain menelusuri dugaan aliran dana, KPK juga akan mendalami motif dan tujuan pemberian uang tersebut. Penyidik akan mengkaji apakah terdapat unsur tindak pidana korupsi yang memenuhi ketentuan hukum.

“Kami akan melihat bagaimana kedudukan pihak yang menerima, apa motif pemberian uang, siapa yang menginisiasi, serta apa tujuan dari pemberian tersebut,” kata Budi.

Nama Gus Miftah mencuat dalam sidang dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Senin, 13 Juli 2026.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Jalur Ganda Solo–Semarang (JGSS) 1, Dheky Martin. Isi BAP mengungkap dugaan adanya pemberian uang kepada sejumlah pihak, termasuk Gus Miftah dengan nilai Rp100 juta.

Saat dimintai konfirmasi di persidangan, Dheky membenarkan isi BAP yang dibacakan jaksa.

Terkait dugaan penerimaan dana tersebut, KPK juga membuka peluang melakukan penyitaan apabila nantinya terbukti uang itu berasal dari hasil tindak pidana korupsi. Namun, langkah tersebut bergantung pada proses pembuktian di persidangan serta penilaian majelis hakim.

“Kami akan melihat terlebih dahulu bagaimana proses pembuktiannya. Jika nantinya terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi, KPK memiliki kewenangan untuk melakukan penyitaan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Budi.

Mengenai kemungkinan memanggil Gus Miftah sebagai saksi, Budi mengatakan KPK masih menunggu perkembangan jalannya persidangan. Penyidik akan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan kebutuhan pembuktian dan fakta-fakta yang terus berkembang di pengadilan.

“Informasi ini baru muncul dalam persidangan. Kami akan mencermati seluruh fakta yang terungkap sebelum menentukan langkah penyidikan berikutnya,” tutup Budi.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam