BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, langkah tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi yang melibatkan Komisi V DPR RI, Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan Jawa Barat, dan Dinas Perhubungan Kota Bandung. Selain penambahan dan perbaikan PJU, pemerintah juga mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan yang terhubung dengan koridor Soekarno-Hatta melalui dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Farhan mengatakan, Pemkot Bandung juga menyiapkan sistem managed service berbasis teknologi untuk memantau kondisi lampu jalan secara real time. Sistem tersebut nantinya terintegrasi dengan Bandung Command Center dan Area Traffic Control System (ATCS), sehingga titik PJU yang mati atau mengalami kerusakan dapat langsung terdeteksi dan ditindaklanjuti petugas. Saat ini, penanganan lampu mati masih bergantung pada laporan masyarakat melalui layanan 112 dan membutuhkan survei lapangan sebelum perbaikan dilakukan. Untuk kawasan Jalan Soekarno-Hatta, hampir 4.000 titik PJU, termasuk lampu di sejumlah jembatan layang, diperkirakan akan masuk dalam sistem tersebut dengan skema kerja sama selama tiga tahun.
Selain penerangan jalan, Pemkot Bandung juga menyiapkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dua lokasi, yakni di depan SMKN 7 Bandung dan SMKN 9 Bandung. Usulan JPO di sejumlah titik lainnya masih akan dibahas bersama Pemprov Jabar dan pemerintah pusat mengingat Jalan Soekarno-Hatta berstatus sebagai jalan nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan masyarakat yang beraktivitas dan menyeberang di sepanjang jalur utama Kota Bandung.
Farhan juga meminta Dinas Perhubungan Kota Bandung memperkuat komunikasi dengan komunitas pesepeda terkait penyediaan jalur yang aman dan nyaman. Ia menilai masukan dari komunitas penting untuk menentukan ruas jalan yang tepat sekaligus menyempurnakan fasilitas yang sudah ada. Sejumlah marka jalur sepeda yang belum diberi warna hijau juga menjadi perhatian Pemkot Bandung. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemprov Jabar, Pemkot Bandung, dan masyarakat, Farhan berharap peningkatan PJU, pembangunan fasilitas penyeberangan, serta penguatan jalur sepeda dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur jalan yang lebih aman bagi seluruh pengguna.


