BANDUNG BARAT – Polemik pembayaran upah pekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akhirnya menemui titik terang. Persoalan yang sempat memicu aksi protes puluhan pekerja tersebut kini dinyatakan telah diselesaikan melalui komunikasi antara kontraktor utama, subkontraktor, dan para pekerja. Sebelumnya, sejumlah pekerja mendatangi kantor PT China Gezhouba Group Corporation (CGGC) sejak Rabu (15/7/2026) untuk menyampaikan keluhan terkait pembayaran upah dan kejelasan status kerja. Setelah persoalan dibahas bersama, situasi di lokasi proyek kini kembali kondusif dan aktivitas pembangunan berjalan normal.
Humas Resource PT CGGC, Katrin HR, mengatakan penyelesaian persoalan upah menjadi perhatian penting karena menyangkut hak pekerja sekaligus keberlangsungan kehidupan mereka dan keluarga. Ia menegaskan pihaknya terus mendorong seluruh kontraktor dan subkontraktor untuk menjalankan kewajiban secara profesional, termasuk memenuhi hak pekerja sesuai ketentuan ketenagakerjaan. “Ke depan, kami terus mendorong seluruh kontraktor dan subkontraktor untuk menjalankan kewajibannya secara profesional, termasuk memenuhi hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan,” ujar Katrin dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/8/2026).
Katrin memastikan kondisi di lapangan saat ini telah aman dan terkendali. Tidak ada lagi pemblokiran akses maupun hambatan yang mengganggu aktivitas pembangunan sehingga proyek PLTA Upper Cisokan dapat kembali dilanjutkan. Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan PLTA Upper Cisokan juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. PT CGGC mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar hingga proyek rampung. Selain pembangunan fisik, pihaknya bersama mitra pelaksana juga menjalankan sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bagi masyarakat di sekitar kawasan proyek.
Penyelesaian persoalan pembayaran upah diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk kembali fokus menyelesaikan pembangunan PLTA Upper Cisokan. PT CGGC juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan hak-hak pekerja tetap terpenuhi selama proyek berlangsung. Dengan kondisi yang kembali kondusif, pihaknya berharap aktivitas pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan sesuai target yang telah ditetapkan. “Kami berharap situasi yang telah kembali kondusif dapat menjaga kesinambungan pekerjaan di lapangan sehingga proyek strategis tersebut dapat terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.


